Home ยป Jurnal Investor, Sebuah Catatan Perjalanan Investasi Saham

Jurnal Investor, Sebuah Catatan Perjalanan Investasi Saham

blog jurnal investasi

Halo rekan-rekan semua. Selamat datang di blog Jurnal Investor. Saya tak tahu bagaimana Anda bisa tiba di halaman ini, namun saya tidak akan menyia-nyiakan kehadiran Anda. Saya berjanji bahwa blog ini akan bermanfaat bagi Anda kedepannya.

Anyway, ini adalah post pertama saya di blog ini. Maka dari itu kita perlu berkenalan dulu.

Saya Fachrul Hidayat, seorang bapak-bapak yang hidup normal seperti kebanyakan orang. Menjadi pencari nafkah keluarga, memiliki seorang istri, dan saat ini, dikaruniai sepasang anak yang lucu-lucu. Saya dan keluarga menetap di Makassar.

Hari ini saya berulang tahun. Makanya dalam beberapa minggu terakhir, saya bekerja agak keras untuk membuat blog ini layak untuk di publish pertama kali tepat pada hari ini. Sebagai hadiah bagi diri saya sendiri.

Membangun Blog Investasi

Bagi Anda yang mengenal saya sebelumnya, tentunya sudah tahu bahwa sebelum blog ini, saya telah mengelola blog pribadi saya yang isinya campur aduk.

Di blog pribadi tersebut, saya menulis seputar engineering dan ke-insinyuran sebagai profesi saya, mengulas kesenangan saya beternak ayam, serta bercerita tentang hobi senapan angin.

Yang terbaru, di blog tersebut saya juga mulai mengulas tentang investasi saham seiring keseriusan saya dalam berinvestasi di pasar modal sejak beberapa tahun terakhir. Blog pribadi saya ini pembacanya sekitar 40 ribuan per bulan.

Nah, sejak saya mulai menulis tentang topik investasi, saya merasa blog pribadi saya tadi jadi kelebihan muatan. Campur aduknya sudah kelewatan. Saya khawatir pembaca saya jadi tidak nyaman. Apalagi materi tentang investasi ini kadang agak berat. 

Misalkan begini. Suatu waktu blog saya mengulas tentang cara memelihara ayam bangkok. Tiba-tiba sehabis itu membahas tentang cara menghitung PER dan PBV salah satu emiten saham. Kan agak koplak ya.

Maka dari itu saya memutuskan untuk membuat blog Jurnal Investor ini sebagai lahan untuk membagikan pengalaman, literasi, dan sudut pandang saya tentang investasi pasar modal.

Meski nama blog ini keren, tapi ilmu saya dalam dunia investasi saham amatlah kecil. Baru seumur jagung. Maka dari itu blog ini tidak akan pernah merekomendasikan Anda untuk membeli atau menjual saham tertentu. Saya sama sekali tidak ahli dalam hal itu.

Tujuan Blog Jurnal Investor

Oke, jadi apa tujuan saya mengembangkan blog Jurnal Investor ini?

Pertama, saya membuat blog ini untuk berbagi pengalaman dan literasi investasi saya kepada Anda. Bagi saya, berinvestasi adalah suatu jalan finansial yang penting untuk dilakukan oleh semua orang, apapun profesinya.

Sayangnya, edukasi investasi terutama investasi pasar saham saat ini masih sangat minim dan mahal. Bayangkan saja, untuk bisa ikut seminar-seminar investasi saham, biasanya Anda mesti membayar jutaan rupiah.

Nah, blog ini bisa menjadi salah satu referensi yang independen dan gratis bagi Anda, sebelum mengambil keputusan investasi.

Tujuan kedua, saya membuat blog ini untuk menjadi self control bagi saya sendiri. Bagaimana bisa begitu?

Semua pertimbangan saya dalam mengambil langkah investasi dan membangun portofolio akan saya ceritakan di blog ini. Dengan demikian, saya akan selalu memiliki alasan yang rasional sebelum memutuskan membeli atau menjual suatu instrumen investasi.

Mengapa? Sebab saya mesti bertanggung jawab kepada Anda, para pembaca blog ini.

Penutup

Di blog Jurnal Investor ini, Anda dapat mengikuti perjalanan portofolio investasi saya mulai dari nol. Emiten saham apa yang saya beli, mengapa saya beli, profit berapa, loss berapa, akan saya bagikan semua.

Kok bisa mulai dari nol? Apakah selama ini saya belum pernah berinvestasi saham?

Saya sudah belajar pasar modal sejak 2019. Saya mulai membeli saham pertama saya pada Maret 2020, ketika market crash akibat pandemi virus korona. Anda bisa membaca kisah cuan dan boncos saya di blog sebelumnya.

Namun dalam rangka mencapai tujuan blog ini, saya putuskan untuk membersihkan seluruh portofolio saya dan memulai kembali dari angka nol. Benar-benar dari nol.

Dengan demikian, Anda bisa melihat semua dari awal, lalu mengambil manfaat dari pengalaman saya yang benar, serta menghindar dari pengalaman saya yang salah.

Beberapa dari Anda mungkin sama seperti saya. Sangat awam dalam dunia pasar modal, tidak ada latar belakang pendidikan ekonomi, dan tanpa previlege. Tapi saya masih bisa survive di pasar modal setidaknya sampai hari ini. Makanya Anda pun tidak perlu ragu untuk memulai.

Saya percaya, dengan menjadi investor yang baik, akan membantu diri kita secara finansial. Disamping itu, investasi kita secara langsung turut membantu memutar perekonomian negara kita tercinta.

Well, semoga Anda menikmati tulisan-tulisan saya di blog ini, Investor!

Fachrul.

Diskusi